Saat hati mula disentuh
jiwa muda terasa bahagia
minda melayang entah ke mana
jari jemari terus bercanda
namun hati menolak dusta
Apa yang ku dapat
hanya lakonan palsu
walau kata seputih salju
Apa yang ku dapat
hanya menurut kata nafsu
walau ia bukan kehendakku
Di balas risau di sangka setuju
sungguh hati dibebani batu
perasaan hati yang tak ku tunggu
namun pencinta terus memburu
Jauh di hati memanggal ikatan
kata putus ku tetapkan
tiada yang sah antara kita
zahir dunia dipenuhi bahagia
tapi hakikat dibaluti dosa
Hari demi hari
pesananmu terus ku terima
kata manis penuh dusta
kata nista penuh dosa
Bila hati mula berkata
ini bukan masanya
lalu jari membalas tinta
agar pencinta memahaminya
aku masih belum bersedia
biarlah Tuhan menentukannya
Ku mohon maaf jika hatimu terluka
tapi biarlah sampai sini sahaja
hubungan ini tak kan ke mana
jika jodoh bertemu jua
Mungkin aku bukan tulang rusukmu
mungkin aku hanya datang untuk menguji setia
antara Pencipta dan manusia
Ketahuilah
sekelumit kasih dalam hatiku
hanya sebagai teman
ku abai jua perasaan itu
agar peroleh redhaNya
agar tak ku ulangi dosa semalam
** memory in Sem II , Year 1, 2012
No comments:
Post a Comment