Rindu itu datang lagi
memori dulu menyapa pipi
kisah silam datang dan pergi
yang telah ku lakar di KMP
Rindu itu datang lagi
setiap pagi setiap hari
menanti sang mentari meninggi
agar kita dapat bertemu lagi
menagih simpati
menadah rezeki
dari-Mu yang hakiki
Rindu itu datang lagi
saat berpetang kami bersatu hati
berzikir memuji Ya Ilahi
untuk hidup yang singkat ini
bersama usrati yang dikasihi
Petang itu jua
aku menunggu dengan setia
wajah cik ros dan wira-wira
baik sebentar mahupun lama
terkadang sebaliknya
agar kami bisa beradu tenaga
di lembah hijau yang membara
agar kata sepakat terbina
untuk meraih juara
yang tak pernah kunjung tiba
namun yang ku harapkan
semoga ada sinar yang menyapa
semoga ada langkah yang jadi ibadah pada-Nya
Namun rindu itu datang lagi
bila sejadah sudah di kaki
aku rela serahkan diri
biarpun sesaat berbaki
takkan kuberganjak walaupun sedikit
hingga selesai hajat dan taubati
Hingga kini
rindu itu terus menyapa
tika khusyuk menambah ilmu di dada
tika lidah pantas berbicara
tika akal lelah mencari makna sejuta
hati minta untuk disapa
dengan kalimah dari Yang Maha Esa
di malam penuh gelita
Ku harapkan rindu itu datang lagi
kerana di sana aku bina diri
masa dihargai
sahabat jadi teman sejati
ilmu jadi pendinding diri
Allah jadi pemilik hati
semoga saat yang telah dilalui
dapat lagi aku rasai
walau ia hanyalah mimpi
**picture in memory will display in short
* memory at kmp with my beloved sahabat sahabiah, 2009/2010
* memory at kmp with my beloved sahabat sahabiah, 2009/2010

No comments:
Post a Comment